Hasil Sementara Perolehan Suara Pilkada Cimahi

Hasil Sementara Perolehan Suara Pilkada Cimahi

Hasil Sementara Perolehan Suara Pilkada Cimahi 2012
Hasil Sementara Pilkada Cimahi 8 September 2012 Hasil Sementara Pilkada Cimahi 8 September 2012. Pilkada Cimahi tahun 2012 diselenggarakan serentak hari ini Sabtu, tanggal 8 September 2012 di 832 TPS yang tersebar di 3 kecamatan dengan 58.252 pemilih yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT).

Semntara Pihak SAE sudah menyatakan Kemenangan info Klik SAE MENANG

Sementara No 3 Masih Unggul ( Data Suara Sementara Per PPS Kelurahan Klik disini )

Berikut ini hasil sementara penghitungan suara pilkada Cimahi.

Gantira Kusumah- Bambang Suprihatin (TIBA) : (…………suara)
Supiyardi-Encep Saepulloh (SAE) : (…………suara)
Atty Suharti Tochija- Sudiarto (PASTI): (…………suara)
Cecep Rustandi- Eman Sulaeman (Cep Eman) : (…………suara)
Ahmad Ramli Assegaf-Jumadi (Arjuna) : (…………suara)

Perolehan suara segera di update sementara masih menunggu hitungan

 

Kondisi memanas terjadi dalam proses penghitungan suara sementara yagn digelar di seluruh tempat pemilihan suara (TPS).

Namun persaingan seru dan panas hanya terjadi antara pasangan calon nomor 2 Supiyardi – Encep Saepuloh (SAE) dengan pasangan calon nomor urut 3 Atty Suharti- Sudiarto (PASTI). Kedua pasangan yang bersaing sengit ini memperoleh kemenangan besar di beberapa TPS dan saling bersaing untuk memperoleh suara terbanyak secara keseluruhan.

Untuk memberi keyakinan perolehan suara, tim SAE menggelar perhitungan cepat internal, begitu juga dengan tim PAST. Hasilnya? bisa ditebak, masing-masing tim mengklaim unggul atas rival terberatnya.

Dalam versi perhitungan cepat tim internal PKS, sebagai partai pengusung SAE, pasangan SAE unggul dengan perolehan suara sebesar 42 persen disusul pasangan PASTI 38 persen. Perhitungan cepat versi PASTI yang mengusung Lembaga Survey Nasional (LSN), pasangan PASTI unggul 41,2 persen, disusul kemudian pasangan SAE 38,16 persen.

Mengomentari hal itu, Ketua KPU Kota Cimahi, Ikin Sodikin tidak mempermasalahkannya. “Silahkan saja masing-masing tim membuat quick count versi mereka. KPU hanya akan memercayai perolehan suara setelah semua hasilnya selesai dihitung di masing-masing PPS saja,” katanya. Info dari Detik Bandung Quick Count LSN: PAS Menangkan Pilwalkot Cimahi Lembaga Survey Nasional (LSN) memprediksi pasangan Atty Suharti Tochija/Sudiarto (PAS) unggul dalam pemilihan walikota (Pilwalkot) Cimahi yang digelar hari ini, Sabtu (8/9/2012).

Pasangan yang diusung koalisi PPP, Partai Golkar, PKB, dan PBB tersebut unggul tipis dari pasangan Supiyardi/Eman Sulaeman (SAE). PAS memperoleh 41,32 persen suara, sementara SAE memperoleh 38,14 persen. Dalam rilis yang diterima detikbandung, Manajer Riset LSN Denny Ramdhany mengatakan proses penghitungan cepat (Quick Count) mengambil sampel sebanyak 250 TPS yang tersebar di seluruh kelurahan yang ada di Kota Cimahi.

“Metode penentuan sampel yang digunakan LSN adalah sistematic random sampling dengan margin of error kurang lebih 2 persen,” ujarnya. Pasangan Atty Suharti Tochija/Sudiarto yang dalam survei-survei LSN selalu unggul dari pasangan lainnya. Berikut hasil perolehan suara survey LSN: 1. Atty Suharti Tochija/Sudiarto dengan suara 41,32 persen 2. Supiyardi/Eman Sulaeman dengan suara 38,14 persen 3. ecep Rustandi/Encep Saefulloh dengan suara 11,60 persen 4. Gantira Kusumah/Bambang Suprihatin dengan suara 4,11 persen 5. Ahmad Ramli Assegaf/Jumadi denga 4,84 persen “Quick count LSN ini tentu bukanlah hasil resmi, melainkan lebih sebagai sebuah prediksi akademik.

Tapiberdasarkan pengalaman di sejumlah daerah, hasil hitung resmi KPUD hampir tidak berbeda jauh dengan hasil quick count yang dilakukan LSN ,” ujar Denny. Tribun Jabar :: Spirit Generasi Baru jabar.tribunnews.com

Catetan :

Akurasi penghitungan suara tergantung pada sample yang diambil… LSN menggunakan 250 TPS sebagai sample sementara PKS/SAE menggunakan seluruh 832 TPS (via saksi).. jadi bisa kita prediksi keakuratannya nah… SAE sebenarnya tidak menggunakan sepenuhnya metode quick count tetapi sudah hasil suara real…
seandainya tidak ada distorsi dalam proses kerja KPU… bisa ditarik kesimpulan…. SAE adalah pemenangnya…Congratulations…!!

Share this post